Senin, 12 Desember 2011

CONTOH KTSP


KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
SEKOLAH DASAR NEGERI 001 AIRMOLEK I
Jl. Jend. Sudirman Kel. Airmolek 1, Kecamatan Pasir Penyu Kode POS 29352
KABUPATEN INDRAGIRI HULU
PROVINSI RIAU
 


BAB  I
PENDAHULUAN


A.   Rasional
Sebelum melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar, setiap tenaga pengajar dan peserta didik memerlukan dasar-dasar pengembangan materi ajar. Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 36 Ayat 2 dinyatakan bahwa Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik. Atas dasar Undang-Undang tersebut maka dikembangkanlah apa yang disebut dengan ”Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)”.
Dewasa ini, dalam dunia pendidikan di Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diberlakukan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan selanjutnya dalam pemaparan dokumen ini disebut dengan Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu. Pemerintah Pusat dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional, Pusat Kurikulum, dan Badan Standar Nasional Pendidikan, telah menyampaikan standar isi berupa ketetapan konsep standar kompetensi dan kompetensi dasar yang wajib dikem-bangkan oleh masing-masing satuan pendidikan dalam bentuk silabus pembelajaran dan rencana pelaksanaan pembelajaran, selanjutnya dilak-sanakan dalam bentuk proses kegiatan pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.
Pengertian Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum opera-sional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Dalam pedoman penyusunan kurikulum sekolah dinyatakan bahwa kurikulum memuat seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, tujuan, dan bahan ajar serta cara-cara yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Oleh sebab itu, idealnya kegunaan suatu kurikulum dikembang-kan adalah sebagai pedoman bagi guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan meliputi tujuan pendidik nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dari peserta didik. Oleh sebab itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan diharapkan dapat menyesuaikan antara tujuan pelaksanaan program pendidikan nasional dengan karakteristik kebutuhan dan potensi yang ada di daerah, juga sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik di sekolah masing-masing.
Pengembangan kurikulum yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan dalam rangka menjamin pencapaian tujuan pendidikan tingkat nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) pendidik dan tenaga kependidikan, (5) sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan. Dua dari delapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi dan, Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan Kurikulum.
Pengembangan standar isi dan standar kompetensi lulusan, berpedoman pada buku panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Standar isi yang dimaksud mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Di dalam standar isi terdapat Kerangka Dasar dan. Struktur Kurikulum, Standar Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata, pelajaran pada setiap semester dan setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Sedangkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Peraturan Mendiknas Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006.
Di dalam panduan penyusunan kurikulum sekolah juga berisi komponen-komponen yang terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan yang harus dikembangkan oleh masing-masing sekolah. Demikian pula dengan struktur kurikulum, dan muatan kurikulum, kalender pendidikan serta contoh pembuatan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran, semuanya harus dikembangkan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, peni-laian, alokasi waktu dan sumber/bahan/alat pembelajaran. Silabus merupa-kan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Sedangkan Rencana Pelaksanaan Pembe-lajaran (RPP) merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar.
Muatan Kurikulum meliputi: Mata Pelajaran, Muatan Lokal, Kegiatan Pengembangan Diri, Pengaturan Beban Belajar, Ketuntasan Belajar, Kenaikan Kelas dan Kelulusan, Pendidikan Kecakapan Hidup dan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global.
Dengan disusunnya kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu ini diharapkan dapat memberi kesempatan peserta didik untuk: (a) belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melak-sanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
Pada dasarnya  Kurikulum adalah merupakan konsep dasar pelak-sanaan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS). Kuri-kulum ini tetap hanya sebuah dokumen yang akan menjadi kenyataan apabila terlaksana di lapangan dalam proses pembelajaran, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Hendaknya berlangsung secara efektif yang mampu membangkitkan aktivitas dan kreativitas anak. Dalam hal ini para pelaksana Kurikulum (guru) hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga mereka betah di sekolah, dan pembelajaran di sekolah dasar hendaknya besifat mendidik, membangkitkan kreativitas anak, efektif, demokratis, manantang, akan menjadi pedoman yang dinamis bagi penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Dasar 001  Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu.
Berikut ini diberikan penjelasan tentang beberapa pengertian dari istilah-istilah yang telah dipergunakan pada uraian di atas, antara lain:
1.    Kurikulum
     Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendi-dikan tertentu. Sedangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, sruktur dan muatan , kalender pendidikan, dan silabus.
2.    Standar Isi
Standar isi merupakan ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
3.    Standar Kompetensi
     Standar kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan atau semester. Standar kompetensi yang terdiri dari sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional.
4.    Kompetensi Dasar
     Kompetensi dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi.
5.    Standar Kompetensi Lulusan
     Standar kompetensi lulusan adalah kualitas yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan. Standar kompetensi lulusan meliputi kompetensi seluruh mata pelajaran.
6.    Silabus
     Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu/atau kelompok mata pelajaran/tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penguraian, alokasi waktu dan sumber/bahan/alat pembelajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.
7.    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
     Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelak-sanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembel-ajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar (PP No. 19/2005 tentang SNP, pasal 20) selanjutnya dijelaskan:
a.    Tujuan Pembelajaran
Berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan dicapai dalam rencana pelaksaan pembelajaran.
b.    Materi Pembelajaran
Adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada dalam silabus.

c.    Metode Pembelajaran
Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat juga diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, tergantung pada pendekatan dan strategi yang dipilih.
d.    Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiat-an inti dan kegiatan penutup. Akan tetapi dimungkinkan dalam seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan karakteristik model pembelajaran yang dipilih dan ditetapkan oleh guru.
e.    Sumber Belajar
Sumber belajar dirumuskan mengacu pada sumber yang dinyatakan di dalam silabus yang dikembangkan oleh satuan pendidikan, mencakup sumber rujukan, media, nara sumber, alat dan bahan. Semuanya harus ditulis secara lengkap, misalnya sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, dalam rencana pelaksanaan pembelajaran harus dicantumkan judul buku, pengarang dan halamannya.
f.     Penilaian
Pada komponen ini dijabarkan alat dan teknik yang dipergunakan dalam penialaian dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. Dalam sajiannya dapat dituangkan dalam bentuk matrik horizontal atau vertikal. Apabila penilaian menggunakan teknik tertulis, maka uraikanlah petunjuk kerjanya.



B.   Dasar Penyusunan Kurikulum
Dasar yang dipergunakan sebagai landasan hukum penyusunan  Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I, Kabupaten Indragiri Hulu ini adalah:
1.    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2);  Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).
2.    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, khususnya Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat  (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8);  Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.
3.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
4.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
5.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah,
6.    Peraturan Mendiknas Republik Indonesia nomor 6 tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Mendiknas RI Nomor 24 tahun 2006, dan
7.    Peraturan Mendiknas Republik Indonesia nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah.

Landasan operasional dalam penyusunan  kurikulum SDN 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu adalah:
1.    Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia menjadi dasar pem-bentukan kependidikan peserta didik SD Negeri 001 Airmolek I secara utuh.  Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I disusun agar sejauh mung-kin semua mata pelajaran dan kegiatan pengembangan diri dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia.
2.    Peningkatan potensi, kecerdasan dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan siswa. Pendidik merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (efektif, kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I disusun dengan memperhatikan tingkat perkembangan, pemahaman, minat, kecerdasan intelektual, emosional dan sosial, spritual dan kinestik peserta didik.
3.    Keragaman potensi karakteristik daerah dan lingkungan SD Negeri 001 Airmolek I, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau memiliki potensi, kebutuhan, tantangan. Keragaman dan karakteristik lingkungan masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dan pengembangan daerah Riau.
4.    Tuntutan Pengembangan Daerah dan Nasional.
Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonomi dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional dan internasional. Untuk itu keduanya harus ditam-pung secara seimbang dan saling mengisi.
5.    Tuntutan dunia Kerja.
Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi serta didik yang siap mental dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh karena itu Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik.

6.    Perkembangan ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni
Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan dimana IPTEK sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus-menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkernbanagn IPTEK sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni itu sendiri.
7.    Dinamika Perkembangan Global
Pendidikan harus menciptakan kemandirian, baik individu maupun bangsa yang sangat penting dalam dinamika perkembangan global dimana pasar global sangat berpengaruh pads semua aspek kehidupan semua bangsa. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta memiliki kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku-suku bangsa lain.
8.    Persatuan Nasional dan Nilai-Nilai Kebangsaan
Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi penting bagi upaya pemeliharaan persatuan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memeperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI muatan kekhasan daerah harus dilakukan secara operasional.
9.    Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Setempat
Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I dikembangkan dengan memper-hatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya daerah dan bangsa lain.
10. Kesetaraan Jender
Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I diarahkan kepada terciptanya pendidikan berkeadilan dan mendukung upaya kesetaraan jender.
11. Karakteristik Satuan Pendidikan
Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I dikembangkan sesuai visi, misi, tujuan, kondisi dan ciri kas SD Negeri 001 Airmolek I.

C.    Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum

Kurikulum SDN 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu dikembangkan sesuai dengan kondisi satuan pendidikan SDN 001 Airmolek I di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan. Pengembangan Kurikulum ini mengampu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. Oleh sebab itu, Kurikulum SDN 001 Airmolek I dikem-bangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:

      1.      Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepen-tingan peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kom-petensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

      2.      Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karak-teristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.
      3.      Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

      4.      Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan   melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan  kemasyarakatan, dunia usaha dan  dunia kerja. Oleh karena itu, pe-ngembangan keterampilan pribadi,  keterampilan  berpikir, keteram-pilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
      5.      Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi,   bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.
      6.      Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik agar mampu dan mau belajar yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal  dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
      7.      Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
D.   Analisis SWOT SD Negeri 001 Airmolek I
Untuk keperluan menyusun visi, misi, tujuan, dan strategis Pengem-bangan dan pelaksanaan program kerja SDN 001 Airmolek I, tim penyusun Kurikulum SDN 001 Airmolek I telah mencermati dan melakukan Analisis SWOT (Strengths = Kekuatan, Weaknesses = Kelemahan, Opportinies = Peluang, dan Threats =Tantangan/Hambatan) seperti pada tabel berikut:

Tabel :  ANALISIS SWOT SD NEGERI 001 AIRMOLEK I
A.  KEKUATAN
C.  PELUANG
1.    Rata-rata latar belakang pendi-dikan guru menuju ke Strata 1.
2.   Semangat dan kemauan guru untuk memajukan pendidikan di sekolah cukup tinggi.
3.    Letak sekolah yang strategis dan relatif mudah dijangkau dari pusat Kabupaten Indragiri Hulu.
4.    Memiliki guru sebanyak 30 orang.
5.   Memiliki jumlah siswa 645 orang.
6.   Letak SD Inti dan Imbas menurut jaraknya terjangkau oleh guru.
7.    Sekolah telah memiliki ruang pustaka.
Letak sekolah tergolong aman dan tenang dari suara bising kendaraan.
Sekolah mempunyai pengurus komite.
Adanya kemauan dan partisipasi orang tua siswa untuk turut memajukan sekolah.
Adanya bantuan dana dari APBN (BOS) dan APBD (Dana Rutin).
   Keadaan luas pekarangn dan pagar sekolah cukup memadai.
Tenaga pengajar memiliki kemauan untuk memajukan sekolah.
Antusias masyarakat sekitar untuk memasukkan anaknya ke SDN 001 Airmolek I cukup tinggi.
B.  KELEMAHAN
D.  TANTANGAN DAN HAMBATAN
1.    Tidak semua guru berlatar pen-didikan Strata 1 FKIP.
2.    Belum semua guru memperoleh diklat/penataran sistem pembi-naan profesional guru (SPP).
3.    Belum semua guru memahami teknik pengembangan standar isi (KTSP-2006).
4.    Sekolah belum memiliki tenaga administrasi (TU/PNS) yang profesional dibidang kerjanya.
5.    Peranserta wali murid belum tergali dengan baik.
6.    Sarana berupa buku-buku per-pustakaan belum memadai.
7.    Belum tersedia dana yang cukup untuk membiayai pemeliharaan dan perawatan taman sekolah.
1.   Di depan pintu gerbang sekolah terdapat pedagang liar.
2.   Tidak jauh dari sekolah terdapat tempat rental game, play station dan internet yang tidak terkontrol.
3.   Sekolah belum memiliki media elektronik (TV, DVD, VCD, Komputer, OHP, dan In Focus, Layar Screen).
4.   Di sekeliling sekolah belum terdapat drainase (parit) yang memadai, sehingga pekarangan sekolah mengalami banjir ketika hujan lebat dan menggannggu proses KBM.

Berdasarkan analisis SWOT yang tertulis pada tabel di atas, maka tim penyusun Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu merumuskan dan menetapkan visi, misi, tujuan, dan strategi dari proses penyelenggaraan pendidikan di SDN 001 Airmolek I ini kedepan sebagai berikut.

D.   Visi, Misi, dan Tujuan SD Negeri 001 Airmolek I
1.    Visi
Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah. Sekolah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Perkembangan dan tantangan itu diantaranya : (1) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, (2) globalisasi yang sangat cepat, (3) era informasi, (4) pengaruh globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia, (5) berubahnya kesadaran atau pandangan masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan, dan (6) era perdagangan bebas.
Kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan sebagaimana dirumuskan pada tabel analisis SWOT di atas direspon secara positif oleh majelis guru dan komite sekolah SD Negeri 001 Airmolek I. Sehingga visi, misi dan tujuan dari penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri 001 Airmolek I ini diharapkan sesuai dengan arah dan perkembangan dari waktu ke waktu. Sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan Kurikulum dan Acuan Operasional, maka Visi SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu adalah sebagai berikut :
"TERWUJUDNYA ANAK DIDIK YANG BERAKHLAK MULIA, BERBUDAYA, BERPRESTASI, SERTA UNGGUL DALAM IPTEK DAN IMTAQ"

2.  Indikator Ketercapaian Visi Sekolah :
1.    Meraih prestasi lima besar terbaik di tingkat Kabupaten Indragiri Hulu pada Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN/UN).
2.    Mengaktualisasikan ilmu dalam bentuk skill sesuai dengan tingkat kompetensi yang dikuasai siswa.
3.    Menghargai dan berpartisipasi aktif dalam memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan.
4.    Mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dan budaya melayu dalam kehidupan sehari-hari.
5.    Mengaktualisasikan sikap iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari.

3.  Misi
     Misi SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu:
1)       Memberikan keteladanan kepada peserta didik dan warga sekolah.
2)       Meningkatkan pelaksanaan Pendidikan Agama secara intensif.
3)       Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa mampu berkreatifitas dan berprestasi.
4)       Membiasakan memakai pakaian muslim di hari jum’at, hari-hari Agama Islam dan di bulan puasa.
5)       Menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, indah, nyaman dan tertib.
6)       Melibatkan orang tua dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan sekolah yang kondusif.

4.    Tujuan Pendidikan SD Negeri 001 Airmolek I
4.1  Tujuan Umum
Meningkatkan mutu pembelajaran di SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu.
        Tujuan Khusus
1)    Menyusun, mengembangkan dan menyempurnakan kurikulum sekolah yang meliputi: Dokumen 1 Kurikulum, Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan evaluasi.
2)    Menciptakan mutu pembelajaran, khususnya pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM).
3)    Meningkatkan profesionalitas guru dan kepala sekolah melalui peningkatan intensitas KKKS (K3S) dan KKG.
4)    Menata dan meningkatkan manajemen sekolah.
5)    Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan khususnya alat peraga dan media pembelajaran.
6)    Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.
7)    Menghasilkan siswa-siswi yang berbudi pekerti luhur sesuai dengan nilai-nilai budaya Melayu.
4.3   Tujuan Jangka Pendek
Tujuan Jangka Pendek, yaitu tujuan kondisional atau tujuan yang hendak dicapai dalam jangka satu tahun, yaitu :
1)   Meningkatkan rata-rata nilai hasil ujian akhir sekolah dan ujian akhir sekolah berstandar nasional pada tahun 2011/2012.
2)   Siswa kelas I dan kelas II yang buta aksara Al-Quran mengikuti Ekstrakurikuler pembelajaran Iqra’.
3)   Setiap siswa yang menyelesaikan pendidikannya di SDN 001 Airmolek I, telah bebas dari buta aksara Al-Quran.
4)   Mengikuti pertandingan/perlombaan baik akademis maupun non-akademis.

4.4  Tujuan Jangka Panjang
1)   Meningkatkan rata-rata nilai hasil ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian  nasional (UN) minimal  75.
2)   Mampu bersaing positif dengan Sekolah Dasar lain di Indragiri Hulu secara kualitas dan dapat membawa siswa untuk lulus masuk SMPN/MTsN dengan target  80% - 100%.
3)   Memiliki prestasi dibidang olahraga, kesenian dan pramuka.
4)   Masuk dalam kelompok 5 besar dalam mengikuti pertan-dingan/perlombaan bidang akademis se-Kabupaten Indragiri Hulu.

5.    Strategi
Strategi yang akan ditempuh oleh SD Negeri 001 Airmolek I dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan sekolah sebagaimana yang telah diuraikan di atas adalah:
(1). Pelaksanaan proses pembelajaran yang efektif :
ô  Meningkatkan disiplin guru serta melengkapi administrasi   pembelajaran.
ô Melaksanakan supervisi secara berkala ke kelas-kelas.
ô Menciptakan semangat kebersamaan.
ô Melaksanakan program perbaikan pengayaan serta melaksanakan kegiatan belajar tambahan bagi siswa kelas VI.
(2) Peningkatan kemampuan profesionalisme sumber daya guru :
ô Melaksanakan pelatihan bagi guru-guru melalui kelompok kerja (KKG).
ô Melaksanakan diskusi-diskusi tentang kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) serta metode mengajar yang baik di kelas.
ô Mengusulkan serta mengirimkan guru-guru untuk mengikuti pelatihan ke instansi terkait.
(3) Mengklasifikasikan Pustaka Sekolah.
ô Berupaya mencari pengelola pustaka sekolah
ô Menambah koleksi buku pustaka
ô Menata ruang dan melengkapi sarana pustaka
ô Membuat kajian petugas pustaka ke pustaka lain   
(4) Menjalankan manajemen partisipasif.
ô Melengkapi administrasi sekolah dan manajemen guru.
ô Melaksanakan rapat dalam rangka pembinaan guru
ô Mengadakan diskusi-diskusi terbuka dengan guru tentang kinerja dan program sekolah.
(5) Meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah :
ô Ceramah agama secara rutin
ô Melaksanakan kegiatan baca Al-Qur’an
(6) Meningkatkan lingkungan sekolah yang bersih, tertib dan indah :
ô Membiasakan memungut sampah sebelum masuk
ô Mengadakan penghijauan di lingkungan sekolah dengan cara menanam pohon dan bunga.
ô Pengecatan gedung, pagar sekolah, secara berkala
ô Melaksanakan “Rabu sehat dan bersih”.

BAB II
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.   Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan Kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur Kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompe-tensi lulusan. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur Kuriku-lum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. (Depdiknas, Standar Isi dan SKL : 12).
Struktur Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I Indragiri Hulu meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas I sampai dengan kelas VI. Struktur Kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut :
1)      Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I Indragiri Hulu memuat 8 (delapan) mata pelajaran ditambah dengan 4 (empat) muatan lokal dan pengembangan diri. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikulum untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat digabungkan dengan mata pelajaran yang lain. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.
2)      Substansi mata pelajaran IPA dan IPS di Sekolah Dasar merupakan “IPA terpadu” dan “IPS terpadu”
3)      Jam pelajaran setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur Kurikulum.
4)      Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit untuk kelas I, II, III dan 40 menit untuk kelas IV, V, VI.
5)      Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (2 semester adalah 34 sampai 38 minggu)




STRUKTUR KURIKULUM SD NEGERI 001 AIRMOLEK I
KABUPATEN INDRAGIRI HULU TAHUN PELAJARAN 2011/2012


KOMPONEN
KELAS DAN ALOKASI WAKTU
I
II
III
IV
V
VI
A. Mata Pelajaran






1. Pendidikan Agama
3
3
3
3
3
3
2. Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
2
2
2
3. Bahasa Indonesia
6
6
6
6
6
6
4. Matematika
6
6
7
6
6
6
5. Ilmu Pengetahuan Alam
2
3
4
5
5
5
6. Ilmu Pengetahuan Sosial
2
3
3
4
4
4
7. Seni Rupa dan Keterampilan
2
2
2
2
2
2
8. Pendidikan Jasmani Olahraga      dan kesehatan
2
2
2
2
3
3
B. Muatan Lokal
1. Bahasa Inggris
2
2
2
2
2
2
2. Arab Melayu
-
2
2
2
2
2
…………..
...
...
...
Jumlah
30
31
32
36
36
36

Keterangan :
1.    Pembelajaran kelas I, II, dan III menggunakan pendekatan tematik.
2.    KBM kelas  IV, dan VI menggunakan pendekatan mata pelajaran.
B.   Muatan Kurikulum
1.    Mata Pelajaran
Mata pelajaran beserta alokasi waktu untuk masing-masing tingkat satuan pendidikan berpedoman pada struktur kurikulum yang tercantum dalam standar isi.

a.    Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama. Islam di SD/MI bertujuan untuk:
·         Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama, Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkem-bang keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT.
·         Mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan ber-akhlak mulia, yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertole-ransi, menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.
b.   Pendidikan Kewarganegaraan
Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaman.
·         Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti ­korupsi.
·         Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya.
·         Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam peraturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK).
c.    Bahasa Indonesia
Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Berkomunikasi secara efektif dan eftsien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulisan.
·         Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa.
·         Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan.
·         Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemam-puan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial.
·         Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemapuan berbahasa.
·         Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

d.   Matematika
Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara luas, akurat, efisien, dan tepadalam pemecahan masalah.
·         Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika.
·         Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
·         Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, Label, diagram, atau media lain untuk mempedelas keadaan atau masalah.
·         Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minas dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

e.    IPA
Mata pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan berdasarkan keberadaan, keindahan, dan keteraturan alam ciptaan-Nya.
·         Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
·         Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan masyarakat.
·         Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.
·         Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan.
·         Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.
·         Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagi dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP / MTs.
f.     IPS
Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemam-puan sebagai berikut:
·         Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya.
·         Memiliki kemampuan untuk berpikir logis, kritis, rasa ingin tahu, inquiri, memecahkan.masalah dan keterampilan dalam kehidup-an sosial.
·         Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.
·         Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan berkompetensi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global.
g.   Seni Budaya dan Keterampilan
Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan keterampilan.
·         Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan.
·         Menampilkan kretivitas melalui seni budaya dan keterampilan.
·         Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan keterampilan dalam tingkat lokal regional, maupun global.

h.   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih.
·         Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.
·         Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar.
·         Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.

·         Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerjasama, percaya diri, dan demokratis.
·         Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.
·         Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif.
2.    Muatan Lokal
1.    Tulisan Arab Melayu
Tujuan:
·         Mengembangkan kemampuan Tulisan Arab Melayu
·         Mengembangkan kemampuan membaca Tulisan Arab Melayu
·         Meningkatkan kepekaan dan penghayatan terhadap karya sastra dan budaya. Melayu serta nilai-nilai budaya Melayu.
2.    Bahasa Inggris
Tujuan:
·         Mengenalkan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi internasional.
·         Membekali siswa untuk mampu berbahasa Inggris.
3.    Pendidikan Lingkungan Hidup
Tujuan:
·         Membiasakan perilaku hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih, nyaman dan rindang.
·         Melibatkan siswa dalam melestarikan lingkungan dalam kehidupan sehari­ hari baik di sekolah maupun di rumah atau dimana saja berada.
3.    Kegiatan Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri ini dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler dibawah bimbingan guru yang benar-benar menguasai kegiatan tersebut. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan pembinaan yang berkenan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karakter peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, seni budaya.

(1)   Kegiatan Teladan
Kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja yang lebih mengutamakan pemberian contoh dari guru dan pengelolaan pendidikan kepada muridnya. Tujuannya memberikan contoh tentang kebiasaan yang baik, kegiatan ini dapat berupa :
Ø  Memberikan contoh berpakaian rapi
Ø  Memberikan contoh datang tepat pada waktunya
Ø  Memberikan contoh untuk tidak merokok
Ø  Memberikan contoh untuk tidak membuang sampah sembarangan
Ø  Memberikan contoh untuk berbicara sopan
Disamping itu sekolah juga menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler (diluar jam tatap muka) yang dibagi menjadi dua jalur yaitu jalur akademis dan non akademis.

 (2)  Kegiatan ekstrakurikuler pada jalur akademis meliputi :
a.    Kegiatan Agama, berupa pembinaan iman dan tagwa, imtaq dilaksanakan setiap hari sebelum pelajaran dimulai, kegiatannya adalah sebelum proses pembelajaran dimulai siswa berdo'a membaca ayat-ayat pendek dan setelah selesai pembelajaran siswa kembali berdo'a. Pada hari jum'at, siswa mengadakan ceramah agama, penampilan rebana, berlatih sebagai protokol yang tujuannya ialah agar siswa mampu menyampaikan ceramah agama di depan umum. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat pendek, menyanyikan lagu-lagu bertema agama, salawat Nabi, dan Asmaul Husnah. Kemudian di akhir acara, siswa diberi kuis yang berkaitan dengan kegiatan tersebut, sebagai motivasi agar siswa aktif dalam kegiatan ini, yang dapat menjawab pertanyaan kuis akan diberi hadiah.
b.    Sekolah, membiasakan siswa untuk memelihara lingkungan agar bersih, indah, tertib dan nyaman (Kebersihan Lingkungan Hidup). Guru mencanangkan tentang hidup bersih dengan cara selalu mengingatkan siswa sebelum masuk kelas dan pads waktu jam istirahat agar memungut sampah yang berserakan dan memasukkannya ke tempat yang telah disediakan. SDN 001 Airmolek I menyediakan tempat sampah dengan warna yang berbeda, sesuai dengan jenis sampahnya (sampah organik, dan nonorganik serta kertas).

(3)   Kegiatan ekstrakurikuler pada jalur non akademis meliputi, kegiatan ini merupakan kegiatan pilihan:
a.    Olahraga terdiri dari sepakbola, volly ball, takraw, tenis meja, bulu tangkis, catur, dan atletik.
b.    Keorganisasian terdiri dari Pramuka, untuk melatih pengembangan diri anak agar anak memiliki jiwa toleransi pada diri sendiri dan diri orang lain.
c.    Sanggar seni terdiri dari seni suara, seni tari, seni rebana, dan seni lukis.

(4) Pembiasaan
Pembiasaan berupa kegiatan spontan yang dapat dilakukan kapan saja, di mana saja tanpa batas waktu dan ruang. Tujannya untuk memberikan pendidikan pada saat itu juga terutama dalam kedisiplinan, sopan santun dan kebiasaan baik lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari, yaitu:
a.    Membiasakan mengucapkan salam.
b.    Berbaris sebelum masuk kelas.
c.    Membiasakan membuang sampah pada tempatnya.
d.    Membiasakan musyawarah dalam mengatasi silang pendapat.
e.    Membiasakan berpakaian rapi.
f.     Membiasakan datang tepat pada waktunya.
g.   Membiasakan bertutur bahasa yang sopan.

4.    Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia

Berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang per-cepatan pembangunan nasional, sub poin reformasi bidang pendidikan, maka mulai Tahun Pelajaran 2011/2012 ini SDN 001 Airmolek I melaksanakan Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia (Pendikar). Untuk lebih jelasnya, berikut ini dijelaskan nilai-nilai yang akan ditanamkan kepada peserta didik melalui pendikar tersebut.
NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA YANG DIKEMBANGKAN
DI SD NEGERI 001 AIRMOLEK I TAHUN PELAJARAN 2011/2012


No.
Nilai Karakter yang Dikembangkan
Strategi Pelaksanaan
1
Religius
·     Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran.


·     Membaca Yassin/Ayat-Ayat Alquran setiap Jumat pagi dan mendengar ceramah agama Islam.


·     Mengumpulkan infaq.


·     Melaksaksanakan salat zuhur berjama’ah bergiliran.


·     Penampilan da’i cilik (mubaligh kecil binaan sekolah).


·     Membudayakan mengucapkan salam dan menjawab salam di lingkungan sekolah.
2
Jujur
·     Menyediakan tempat temuan barang hilang.


·     Transparansi penggunaan dan laporan keuangan sekolah.


·     Melaporkan temuan barang hilang.


·     Mematuhi tata tertib sekolah.
3
Toleransi
·     Menghargai dan memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh warga sekolah tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, status ekonomi, dan kemampuan khas.


·     Memberikan maaf atas kesalahan dalam batas tertentu.


·     Memberikan kesempatan beribadah kepada penganut agama lain.


·     Mengunjungi setiap teman yang sakit/tertimpa musibah.


·     Membantu teman yang lupa membawa uang jajan atau meminjamkan alat tulis.
4
Kedisiplinan
·     Pukul 06.50 semua siswa harus sudah berada di sekolah dengan toleransi keterlambatan 10 menit.






No.
Nilai Karakter yang Dikembangkan
Strategi Pelaksanaan


·     Berpakaian seragam sesuai ketentuan.


·     Tepat waktu dalam pelaksanakan piket, upacara bendera, dan eekstrakurikuler.


·     Menyampaikan permintaan izin tertulis/keterangan dokter bila sakit.


·     Bila datang terlambat wajib lapor pada guru piket.
5
Kerja Keras
·     Menciptakan kondisi etos kerja, pantang menyerah dan daya tahan belajar.


·     Belajar sungguh-sungguh untuk memperoleh nilai yang memuaskan.


·     Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu.
6
Kreatif
·     Pemberian tugas yang menantang munculnya karya-karya baru yang autentik maupun modifikasi.


·     Memberi tugas membuat bermacam-macam bentuk karya dari barang bekas.
7
Mandiri
·     Menciptakan situasi sekolah yang membangun kemandirian peserta didik.


·     Memberikan tugas kepada peserta didik secara individu yang harus diselesaikan tepat waktu.
8
Demokratis
·     Pemilihan kepengurusan OSIS secara terbuka.


·     Melakukan pemilihan struktur organisasi kelas secara terbuka.


·     Menghargai perbedaan pendapat dalam bermusyawarah.


·     Mengembangkan metode diskusi dalam penyelesaian tugas secara berkelompok.
9
Rasa Ingin Tahu
·     Eksplorasi potensi lingkungan secara terprogram.


·     Mencari informasi dengan membawa peserta didik ke perpustakaan.


·     Memberi tugas melalui pengamatan, pembuktian dan kesimpulan.
10
Semangat
·     Pelaksanaan upacara bendera.

Kebangsaan
·     Menyanyikan lagu-lagu nasional.


·     Mengenal tokoh-tokoh nasional.


·     Membudayakan sikap menghargai dan meniru perjuangan tokoh-tokoh nasional.


·     Memperingati hari-hari besar nasional.
11
Cinta Tanah Air
·     Memakai seragam baju Melayu/Nasional.


·     Mengikuti upacara dengan hikmat.


·     Menjaga lingkungan sekolah (Kebersihan sekolah).


·     Melestarikan budaya nasional.



No.
Nilai Karakter yang Dikembangkan
Strategi Pelaksanaan
12
Menghargai Prestasi
·     Selalu memberikan ucapan dan penghargaan kepada prestasi yang diraih oleh guru dan peserta didik.


·     Memberi hadiah kepada guru dan siswa yang berprestasi.


·     Memajangkan piala/piagam yang diperoleh siswa.


·     Melaksanakan program lomba antar siswa seperti lomba kebersihan dan cerdas cermat.
13
Bersahabat/Komunikatif
·     Membudayakan pengembangan 5 S (salam, senyum, sapa, sopan dan santun)


·     Melihat/mengunjungi teman yang sakit.


·     Menyantuni warga sekolah yang ditimpa musibah.


·     Suka memberi salam dan enjawab salam.


·     Melaporkan tugas yang diberikan guru.
14
Cinta Damai
·     Menjaga keamanan kelas dan sekolah.


·     Berteman tanpa membedakan ras.


·     Memberi maaf kesalahan teman.
15
Gemar Membaca
·     Program wajib baca.


·     Mengajak peserta didik mengunjungi pustaka.


·     Mendirikan pustaka mini di dalam kelas.


·     Mengajak anak membaca diluar jam belajar.
16
Peduli Lingkungan
·     Tersedia tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan.


·     Menanam pohon.


·     Mengolah sampah menjadi pupuk kompos.


·     Mendaur ulang sampah an organik.
17
Peduli Sosial
·     Menyediakan fasilitas untuk menyumbang.


·     Menggalang dana untuk korban bencana alam.


·     Menggalang dana untuk korban kebakaran.


·     Mengumpulkan dana untuk teman sakit.


·     Memberikan infaq untuk siswa miskin dan yatim.
18
Tanggung Jawab
·     Membuat laporan setiap kegiatan yang dilakukan dalam bentuk lisan maupun tertulis.


·     Membersihkan kelas dan menyiram tanaman.


·     Mengembalikan buku yang sudah dipinjam di perpustakaan.


·     Menyelesaikan tugas rumah (PR).


·     Seluruh warga sekolah datang tepat waktu.


·     Mengganti barang yang rusak/mengembalikan barang yang dipinjam.


5.        Pengaturan Beban Belajar
Satuan Pendidikan SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu menyelenggarakan program pendidikan dengan menggunakan sistem paket. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai struktur Kurikulum yang berlaku pada, satuan pendidikan. Beban belajar setiap mata pelajaran pada sistem paket dinyatakan dalam satuan jam pelajaran. Beban belajar yang dilaksanakan adalah beban belajar sistem paket pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Dimana penyelesaian program pendidikan sistem paket untuk SD minimal adalah 6 tahun.
Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur Kurikulum. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Alokasi waktu untuk setiap jam pembelajaran adalah 35 menit untuk kelas I dan VI.  Beban belajar siswa selama satu tahun tertera pada tabel di halaman berikut ini :





























BEBAN BELAJAR SDN 001 AIRMOLEK I KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Kelas
Satu jam pelajaran tatap muka (menit)
Jumlah jam pelajaran per minggu
Minggu efektif per tahun ajaran
Waktu pembelajaran per tahun
Jumlah jam per tahun @ 60 menit
I s/d III
35
29, 29, 32
37
Kelas :
I.    1073
II.   1073
III.  1184
Jam Pelajaran Kelas:
I.    37555 menit
II.   37555 menit
III.  41440 menit
Kelas :
I.     626
II.   626
III.  691
IV s/d VI
35
40
37
1480
 Jam pelajaran
( 51800 menit)
863

Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua itu dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memper-hatikan tingkat perkembangan peserta didik.
Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran pada saat pendidikan SD adalah 35 menit Sedangkan beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada satuan pendidikan SD adalah 31 jam pembelajaran (maksimum 35 jam pembelajaran).
Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur pada satuan pendidikan SD maksimum 50 % dari Jumlah waktu kegiatan tatap muka tiap mata pelajaran.
Berdasarkan uraian diatas maka alokasi waklu untuk penu-gasan terstruktur mata. pelajaran IPA adalah 50 % dari 35 menit, sehingga setiap satu kali pertemuan adalah 2 jam pelajaran (jp) atau 70 menit, maka guru harus memberikan tugas atau PR dari materi tersebut yang diperkirakan dapat dikerjakan siswa sekitar 35 menit. Jika dalam satu hari siswa belajar 7 jp atau 245 menit, maka beban belajar siswa dalam bentuk tugas atau PR adalah sekitar 120 menit. Tugas terstruktur ini wajib dinilai oleh guru dan nilainya dapat diperhitungkan ke dalam nilai penguasaan/pengembangan konsep atau kognitif dan nilai sikap.
Alokasi waktu tugas proyek dari setiap mata pelajaran di koordinir oleh Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah, sehingga tidak ada beban tugas yang menumpuk pada waktu yang bersamaan. Alokasi waktu untuk praktik, dua jam kegiatan praktik di sekolah dengan satu jam tatap muka. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka.


6.        Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar siswa pada, setiap mata pelajaran di SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu ditetapkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran tersebut. Kriteria ideal KKM untuk masing-masing indikator hasil belajar yang dideskripsikan guru dalam silabus pada setiap mata pelajaran adalah 75 %. Tetapi dengan mempertimbangkan kompleksitas, intake siswa, dan saran pendukung yang ada, di sekolah maka KKM setiap mata pelajaran telah ditetapkan berkisar antara 63 sampai 75.











KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)
SD NEGERI 001 AIRMOLEK I TAHUN PELAJARAN 2011/2012




No
MATA PELAJARAN
KKM PER KELAS
KKM SEKOLAH
I
II
III
IV
V
VI
1
Pend.Agama
75
75
75
75
75
75
75
2
PKn
68
68
70
70
71
73
70
3
B. Indonesia
67
69
70
70
71
73
70
4
Matematika
63
63
65
65
67
67
65
5
IPA
68
68
70
70
72
72
70
6
IPS
65
70
70
71
72
72
70
7
SBK
74
74
75
75
76
76
75
8
Penjaskes
73
74
75
76
76
76
75
9
Arab Melayu
75
75
75
75
75
75
75
10
B. Inggris
63
63
65
65
67
67
65




7.      Kriteria Kenaikan Kelas
Kenaikan kelas (otomatic promotion) adalah semua indikator, hasil belajar (HB), Kompetensi Dasar (KD), dan Standar Kompetensi (SK) suatu mata, pelajaran telah terpenuhi ketuntasannya, maka, peserta didik dianggap telah layak naik ke kekelas berikutnya. (Depdiknas, Pedoman Penilaian Kelas, 2007 : 48). Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Siswa dinyatakan naik kelas, apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :
1)    Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
2)    Mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada semua, indikator, hasil belajar (HB), kompetensi dasar (KD), dan standar kompetensi (SK) pada seluruh mata pelajaran yang ditetapkan sekolah.
3)    Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian sikap untuk seluruh mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama, dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran, estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani,olahraga dan kesehatan diakhir semester 2.
4)    Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 %.
5)    Kenaikan kelas diputuskan dalam rapat/ musyawarah dewan guru.
Jika peserta didik masih belum menuntaskan indikator, HB, KD, dan SK pada lebih dari 4 (empat) mata, pelajaran sampai batas akhir tahun ajaran, maka peserta didik tersebut hares mengulang di kelas yang sama (tidak naik kelas). Untuk memudahkan administrasi maka peserta didik yang tidak naik kelas diharapkan mengulang semua mata pelajaran beserta SK, KD, HB, dan indikatornya. Sekolah akan mempertimbangkan mata yelajaran, SK, KD, HB, dan indikator yang telah tuntas pads tahun ajaran sebelumnya apabila nilai mata pelajaran yang telah tuntas mendapat nilai yang tidak bagus. (Depdiknas, Pedoman Penilaian Kelas, 2007 : 48 ).
Disamping itu, peserta didik tidak naik kelas jika karena alasan yang kuat, misal karena gangguan kesehatan fisik, emosi atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan. (Depdiknas, 2007 Petunjuk Pengelolaan Rapor).
Untuk pelaporan hasil belajar siswa dalam bentuk rapor, SD Negeri 001 Airmolek I Indragiri Hulu memilih menggunakan pembobotan nilai rapor sebagai berikut:

Dengan Skala nilai : 0 – 100, dan pembulatan ke angka satuan terdekat, misal: 67,4 dibulatkan menjadi 67;  67,5 dibulatkan menjadi 67;  67,6 dibulatkan menjadi 68;  67,7 dibulatkan menjadi 68 dan seterusnya (Pedoman Penilaian Sekolah Dasar, Depdiknas, 2007).


 Kriteria Kelulusan        
Berdasarkan ketentuan pada Peraturan Pemerintah RI nomor 19 tahun 2005 pasal 72 Ayat (1), maka peserta didik dinyatakan lulus dari SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu setelah memenuhi persyaratan berikut :
Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
Memperoleh nilai minimal baik pada Evaluasi Akhir. Peserta didik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai batas ambang kompetensi yang sesuai dengan KKM sekolah, pada kelompok mata pelajaran keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan. Penilaian akhir mempertim-bangkan hasil penilaian peserta didik sejak awal hingga akhir masa studi.
Lulus Ujian Akhir Nasional dan Ujian Akhir Sekolah (UAS) kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan budi pekerti yang diseleng-garakan oleh sekolah.
Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 %.

    Peraturan Mutasi Murid.
Untuk mendukung proses wajib belajar 9 tahun, SDN 001 Airmolek I memiliki peraturan umum yang harus dipenuhi untuk proses mutasi (terutama mutasi masuk) siswa, antara lain:
Tidak menerima siswa pindahan yang berasal dari SD di ruang lingkup Gugus … UPTD Pendidikan Pasir Penyu.
Hanya menerima siswa mutasi masuk berasal dari sekolah yang jenjang akreditasinya sejajar dengan SDN 001 Airmolek I atau lebih.
Siswa mutasi dari sekolah dasar antar kabupaten/kota atau antar provinsi diwajibkan menunjukkan surat keterangan pindah yang dilegalisisr atau disahkan oleh Dinas Kabupaten Kota/Provinsi.
Siswa masuk wajib menempuh tes sesuai dengan jenjang kelas yang akan dimasukinya.
Menyertakan nomor induk siswa nasional (NISN) dari sekolah asal yang dilegalisir atau disahkan oleh Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kantor Dinas Pendidikan Provinsi.

Program Remedial
Program remedial dilaksanakan melalui dua langkah, yaitu:
·         Remedial mingguan, ialah kegiatan remedial yang dilakukan setiap minggu dengan memperhatikan nilai ulangan harian yang diperoleh siswa yang lebih kecil KKM. Nilai ini termasuk dalam rangka perbaikan nilai. Waktu yang disediakan adalah pada jam pelajaran terakhir setiap hari Senin Rabu, dan Kamis.
·         Remedial semester, ialah kegiatan remedial yang dilaksanakan pada akhir semester ganjil dan semester genap. Program remedial semester dilaksanakan apabila nilai yang diperoleh peserta didik di bawah/lebih kecil dari KKM, maka siswa tersebut dapat diremedi kembali. Walaupun hasil remedi lebih besar dari KKM, nilai yang dicantumkan dalam rapor adalah sama besar dengan KKM.
Program remedial baik mingguan maupun semester diami-nistrasikan secara teratur sebagai dokumen penilaian ketuntasan belajar yang menjadi pedoman oleh guru kelas berikutnya.
Pengayaan
Program pengayaan SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu ditujukan bagi peserta didik yang mampu menuntaskan program pembelajaran nya dengan nilai tanpa melalui remedial/ lebih besar dari KKM. Pengayaan dilaksanakan dengan pemberian tugas tambahan yang materinya adalah pengembangan dari materi pembelajaran. Program pengayaan ditujukan untuk meningkatkan prestasi peserta didik yang muaranya adalah target rata-rata tertinggi kelulusan SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu. Adapun sasaran dari program pengayaan adalah sebagai berikut:
Target presentase lulusan yang diterima di SMPN/MTsN pada kelas unggulan 50-70 %.
Adanya bibit yang berprestasi yang mampu bersaing dalam lomba-lomba mata pelajaran seperti Olympiade Matematika dan IPA.

Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu memiliki luas lahannya yang luas (± 1.765,5 M2) dan terletak di pinggiran kota (belum banyak polusi). Untuk itu peserta didik akan dilengkapi dengan keterampilan (life skill) dalam bidang perkebunan tanaman bunga, yang kelak dapat dijadikan bekal hidup bagi siswa yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah.
Seluruh komponen sekolah juga secara rutin melaksanakan kegiatan “Sabtu Bersih”, menjaga kebersihan setiap hari, perawatan dan penataan, lingkungan yang nyaman dan penghijauan sesuai dengan lahan yang tersedia. Program ini dikelola dan dilaksanakan dengan kesadaran tinggi seluruh warga sekolah sehingga apa yang tertera di dalam visi dan misi sekolah dapat terwujud.

13.    Profil dan Prestasi Sekolah

13.1    Profil SD Negeri 001 Airmolek I
           a.   Status Sekolah :
1.    Nama Sekolah                  :  SD Negeri 001 Airmolek I
2.    NSS                                     :  1……………..
3.    Status Sekolah                  :  Negeri
4.    Alamat                                 :  Jalan ..................
5.    Kelurahan                          :  .................
6.    Kecamatan                         :  Pasir Penyu
7.    Kabupaten                         :  Indragiri Hulu
8.    Provinsi                              :  Riau
9.    Nilai Akreditasi Sekolah :  ............
b.     Tanah
1.    Luas Tanah                       :  1.765,5 M2
2.    Sertifikat                             :  Hak Pakai No. 177/593.3/DK/KBR/1992
3.    Asal Tanah                        :  Hibah Bapak ..................
4.    Pemilik Tanah                   :  Pemerintah Kab. Indragiri Hulu
Fasilitas
Air :                                            Sumur Bor
Listrik                                         :     PLN







   Data Siswa

No
Tahun Pelajaran
Keadaan Siswa
Jumlah Total
Kls I
Kls II
Kls III
Kls IV
Kls V
Kls VI
Jumlah
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
1.
2005/2006
63
58
46
45
37
36
44
42
29
35
47
43
266
259
525
2.
2006/2007
60
55
57
54
45
42
36
33
44
36
22
30
264
250
514
3.
2007/2008
84
49
50
49
51
52
51
42
40
34
35
33
311
259
570
4.
2008/2009
54
47
71
38
50
47
51
54
50
42
38
35
310
260
570
5.
2009/2010
59
54
42
35
72
43
60
55
59
51
49
38
341
276
617
6.
2010/2011
55
68
52
53
54
39
73
41
56
56
58
49
348
306
654
7.
2011/2012
73
53
43
69
43
69
60
41
64
42
44
52
327
326
653


  Keadaan Guru dan Personil Kependidikan

Ijazah Tertinggi
Guru
Personil Lainnya
Total
PNS
Guru Bantu
Guru Honor
Tata Usaha
Pembina Ekskul
Penjaga Sekolah
Petugas Keber-sihan
S1
8
1
3
-
-
-
-
12
D3
1
-
1
-
-
-
-
2
D2
7
-
1
-
-
-
-
8
SPG/ PGA/ SLTA
6
-
2
1
-
-
-
9
SD
-
-
-
-
-
1
-
1
Jumlah
22
1
7
1
0
1
0
32






 Sarana dan Prasarana

No
Jenis Gedung
Tahun Dibangun
Jumlah Ruang
Keadaan
1
Ruang Belajar Unit I
-
4
Baik
2
Ruang Belajar Unit II
-
5
Baik
3
Ruang Pustaka
-
1
Baik
4
Ruang Pertemuan / Aula PKG
-
-
Perlu diadakan
5
WC Murid
-
2
Sedang
6
WC Guru
-
2
Tidak Layak
7
Musholla
-
-
Perlu diadakan
8
Kantor / Ruang Kepala Sekolah
-
1
Baik
9
Laboratorium
-
-
Perlu diadakan
10
Ruang UKS
-
-
Perlu diadakan
11
Ruang Pramuka
-
-
Perlu diadakan
12
Tempat Parkir
-
-
Perlu diadakan
13
Rumah Penjaga Sekolah
-
-
Perlu diadakan
14
Kantin
-
1
Tidak Layak
15
Tempat Pengolahan Kompos
-
-
Perlu diadakan
16
Gudang
-
-
Perlu diadakan

2   Prestasi SD Negeri 001 Airmolek I
A.       Prestasi Akademik / NEM

No
TAHUN
MAT
B.IND
IPA
IPS
PKn
TAM
B.ING
RATA- RATA
Rk. Kota
1
2000/2001
6,88
7,16
6,47
5,82
6,90
-
-
6,63

2
2001/2002
6,55
6,47
5,79
5,92
7,09
-
5,19
6,16

3
2002/2003
6,32
6,56
6,50
5,78
6,86
-
4,57
6,09

4
2003/2004
5,92
6,70
6,22
6,27
7,15
-
4,67
6,32

5
2004/2005
5,90
6,64
6,87
5,57
6,51
-
5,09
6,09

6
2005/2006
6,70
7,30
6,50
6,40
7,50
-
5,41
6,63

7
2006/2007
5,20
6,20
6,50
4,41
5,41
-
5,10
5,47

8
2007/2008
6,37
7,31
7,52
4,91
5,41
6,02
4,97
6,07
127
9
2008/2009
6,02
7,51
7,20
6,52
6,77
7,72
5,85
6,80
135
10
2009/2010
7,26
6,75
6,84
5,37
5,97
5,79
3,87
5,97
153
11
2010/2011
7,28
6,82
6,84
5,65
5,97
5,79
5,87
6,32
130

BAB III
KALENDER PENDIDIKAN


Setiap permulaan tahun pelajaran, tim penyusun program kegiatan di Sekolah Dasar Negeri 001 Airmolek I menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur sekolah.
Pengaturan waktu belajar di SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah. Kelender Pendidikan SDN 001 Airmolek I tertera pada matrik di halaman berikut.





































































































































D.  Permulaan Tahun Pelajaran

Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama tiga hari dengan pengaturan sebagai berikut :
Kelas I melaksanakan Masa Orientasi mengenali sekolah.
Kelas II dan VI melaksanakan Program Lingkungan Hidup (kebersihan kelas, setting kelas, menghias kelas, merawat tanaman, menambah tanaman, menata tata letak tanaman, mengatur/menyediakan tempat sampah, membuat dan menempel tata tertib untuk ramah lingkungan, tugas piket kelas dan program kesepakatan kelestarian lingkungan dan aturan-aturan lain).  

E.   Waktu Belajar
Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 6 (enam) hari, yaitu :

HARI
WAKTU BELAJAR
Senin
07.00 – 12.50
Selasa
07.15 – 12.50
Rabu
07.15 – 12.50
Kamis
07.15 – 12.50
Jum’at
07.15 – 10.45
Sabtu
07.00 – 10.45








Adapun banyaknya minggu efektif semester I adalah sebagai berikut :

No
Bulan
Jumlah
Minggu
Hari
1
Juli 2011
3
17
2
Agustus 2011
3
15
3
September 2011
3
17
4
Oktober 2011
4
26
5
Nopember 2011
4
26
6
Desember 2011
2
9

Jumlah
19
110

Sedangkan banyaknya Minggu Efektif Semester 2 adalah sebagai berikut :

No
Bulan
Jumlah
Minggu
Hari
1
Januari 2012
4
25
2
Februari 2012
5
24
3
Maret 2012
5
26
4
April 2012
3
18
5
Mei 2012
2
12
6
Juni 2012
2
8

Jumlah
21
113

Kegiatan yang dilaksanakan setelah selesai kegiatan akademik (ujian mid semester dan remedialnya) direncanakan selama 2 (dua) hari. Kegiatan tengah semester ini akan diisi oleh peserta didik untuk mengadakan kegiatan olahraga dan Kegiatan Lingkungan Hidup.



F.    Libur Sekolah
Hari Libur Sekolah ditetapkan oleh sekolah sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah.
Sekolah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut :
1.    Libur Awal Puasa    : sesuai kalander pendidikan Kab. Indragiri Hulu
2.    Libur Semester 1      : sekitar bulan Januari awal
3.    Libur Semester 2      : sekitar bulan Juli awal

Adapun hari-hari tidak efektif/libur pada tahun pelajaran 2011/2012 sebagai berikut :

Bulan
Tanggal
Hari
Keterangan
Juli 2011
3, 10, 17, 24, 31
Minggu
Libur
1
Jum’at
Penerimaan Siswa Baru
2
Sabtu
Pengumuman PSB
4 – 6
Senin s/d Rabu
Daftar Ulang PSB
7 - 9
Kamis s/d Sabtu
Libur Sekolah
11-29
Senin s/d Jumat
Hari Belajar Efektif
30
Sabtu
Libur Awal Ramadhan
Agustus 2011
7, 14, 21, 28
Minggu
Libur
1 – 2
Senin, Selasa
Libur Awal Ramadhan
17
Rabu
Hari Kemerdekaan
22, 29
Senin s/d Senin
Libur Puasa
30 - 31
Selasa s/d Rabu
Idul Fitri
September 2011
4, 11, 18, 25
Minggu
Libur
01 - 10
Kamis s/d Sabtu
Libur Idul Fitri
Oktober 2011
2, 9, 16, 23, 30
Minggu
Libur
November 2011
6, 13, 20, 27
Minggu
Libur  (Idul Adha  & Tahun Baru Hijriah)
Desember 2011
4, 11, 18, 25
Minggu
Libur
12 - 17
Senin s/d Sabtu
Semester Genap / Ganjil
19 - 23
Senin s/d Jumat
Non Efektif
24
Sabtu
Pembagian Rapor
26 - 31
Senin s/d Sabtu
Libur Sekolah
Januari 2012
1, 8, 15, 22, 29
Minggu
Libur
23
Senin
Tahun Baru Imlek
Februari 2012
5, 12, 19, 26
Minggu
Libur
Maret 2012
4, 11, 18, 25
Minggu
Libur
23
Jumat
Hari Raya Nyepi
April 2012
1, 8, 15, 22, 29
Minggu
Libur
6
Jumat
Wafat Isa Al Masih
9 - 14
Senin s/d Sabtu
Semester Genap Kelas VI
Mei 2012
6, 13, 20, 27
Minggu
Libur (Hari Raya Waisak)
1 - 4
Selasa s/d Jumat
Ujian Praktik
5
Sabtu
Rapat Pengawas Silang
7 - 12
Senin s/d Sabtu
Ujian Nasional (UN)
14 - 16
Senin s/d Rabu
Ujian Susulan UN
17
Kamis
Kenaikan Isa Al Masih
Juni 2012
3, 10, 17, 24
Minggu
Libur
11 -16
Senin s/d Sabtu
Semester Genap/Ganjil
18 - 22
Senin s/d Jumat
Non Efektif
23
Sabtu
Pembagian Rapor
25 – 30
Senin s/d Sabtu
Libur Sekolah



G.   Rencana Kegiatan Semester Ganjil
Berdasarkan kalender pendidikan yang telah diedarkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indragiri Hulu, adapun rencana kegiatan semester ganjil seperti yang tercantum pada tabel berikut :

      Kegiatan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2011/2012
No
Tanggal
Kegiatan
Keterangan
1
01  Juli 2011
Penerimaan Siswa Baru

2
02  Juli 2011
Pengumuman PSB

3
04 - 06 Juli 2011
Daftar Ulang

4
12 - 17 Desember 2011
Ujian  Semester Ganjil

5
24 Desember 2011
Penerimaan Rapor Semester Ganjil













H.   Rencana Kegiatan Semester Genap
Adapun rencana kegiatan semester genap seperti yang tercantum pada tabel berikut :

Kegiatan Semester Genap Tahun Pelajaran 2011/2012
No
Tanggal
Kegiatan
Keterangan
1
09 – 14 April 2012
Ujian Semester Genap Kelas VI

2
01 – 04  Mei 2012
Ujian Praktek Semester Genap Kelas VI

3
07 – 12 Mei 2012
Ujian Nasional

4
14 – 16  Mei 2012
UN Susulan

5
11 – 16 Juni 2012
Ujian Semester Genap
Kelas I s.d V

6
23  Juni 2012
Tanggal Rapor Kenaikan
Kelas I s.d V






















BAB IV
PENUTUP



 Kurikulum Sekolah Dasar Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu merupakan acuan dan pedoman bagi guru-guru dalam melaksanakan program pembelajaran di sekolah. Berdasarkan dokumen kurikulum ini selanjutnya guru-guru setiap mata pelajaran membuat program pembelajaran yang berupa program tahunan, program semester, silabus, RPP dan program penilaian.
Guru diberi kebebasan dan keleluasaan dalam menyusun program pembelajaran misalnya dalam mendeskripsikan indikator hasil belajar, menetapkan tujuan pembelajaran dan menetapkan kegiatan sesuai dengan kondisi dan lingkungan sekolah serta untuk memotivasi siswa dalam mengolah dan menggali sendiri potensi-potensinya. Kebebasan dan keleluasaan guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas merupakan bagian dari kurikulum.
Sesuai dengan komitmen guru-guru dalam meningkatkan mutu pendidikan, maka kurikulum yang telah disusun akan dilaksanakan sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Semoga dengan tersusunnya Kurikulum SD Negeri 001 Airmolek I Kabupaten Indragiri Hulu ini akan menjadikan sekolah ini menjadi Sekolah Unggul yang sesuai dengan visi, misi dan tujuan sekolah.




Indragiri Hulu,  30  Juli 2011
Kepala Sekolah,



   UMAR DULIS, S.Pd.I.
   NIP. 19660501 198804 1 001


           
 




DAFTAR LAMPIRAN-LAMPIRAN (DOKUMEN 2):

A.  Silabus :
1.  Silabus Pembelajaran Tematik Kelas I (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
2.  Silabus Pembelajaran Tematik Kelas II (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
3.  Silabus Pembelajaran Tematik Kelas III (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
4.  Silabus Pembelajaran Kelas IV (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
5.  Silabus Pembelajaran Kelas V (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
6.  Silabus Pembelajaran Kelas VI (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)

B.  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) :
1.  RPP Tematik Kelas I (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
2.  RPP Tematik Kelas II (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
3.  RPP Tematik Kelas III (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
4.  RPP Kelas IV (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
5.  RPP Kelas V (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)
6.  RPP Kelas VI (Terlampir dalam Jilidan Terpisah)

C. Surat Keputusan Kepala Sekolah Dasar Negeri 001 Airmolek I tentang Pembentukan Tim Penyusun Kurikulum.

D.        Daftar Hadir Rapat Tim Penyusun Kurikulum Sekolah Dasar Negeri 001 Airmolek I tentang Penyusunan dan Penetapan Kurikulum

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar