Kamis, 15 Desember 2011

Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill)


 Pendidikan Kecakapan Hidup.
 a.. Pengertian.
Pendidikan Kecakapan Hidup merupakan kecakapan-kecakapan yang secara praksis dapat membekali peserta didikdalam mengatasi berbagai macam persoalan hidup dankehidupan. Kecakapan itu menyangkut aspek pengetahuan,sikap yang didalamnya termasuk fisik dan mental, sertakecakapan kejuruan yang berkaitan dengan pengembanganakhlak peserta didik sehingga mampu menghadapi tuntutan dantantangan hidup dalam kehidupan. Pendidikan kecakapan hidupdapat dilakukan melalui kegiatan intra/ekstrakurikuler untukmengembangkan potensi peserta didik sesuai dengankarakteristik, emosional, dan spiritual dalam prospekpengembangan diri, yang materinya menyatu pada sejumlahmata pelajaran yang ada. Penentuan isi dan bahan pelajarankecakapan hidup dikaitkan dengan keadaan dan kebutuhanlingkungan agar peserta didik mengenal dan memiliki bekaldalam menjalankan kehidupan dikemudian hari
 
Isi dan bahan pelajaran tersebut menyatu dalam matapelajaran yang terintegrasi sehingga secara struktur tidak berdirisendiri.
b. Tujuan
Secara umum pendidikan kecakapan hidup bertujuanmemfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya, yaitumengembangkan potensi peserta didik dalam menghadapiperannya di masa mendatang.Secara khusus bertujuan untuk:1. Mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapatdigunakan untuk memecahkan problema yang dihadapi,misalnya: masalah narkoba, lingkungan sosial.2. Memberikan wawasan yang luas mengenai pengembangankarir peserta didik3. Memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilaiyang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari4. Memberikan kesempatan kepada sekolah untukmengembangkan pembelajaran yang fleksibel dankontekstual.5. Mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya di lingkungansekolah, dengan memberi peluang pemanfaatansumberdaya yang ada di masyarakat sesuai prinsip MBS.
c. Konsep
Menurut konsepnya kecakapan hidup dapat dibagimenjadi dua jenis utama, yaitu:
1.
Kecakapan Hidup Generik (
generic life skill/GLS ).a. Kecakapan Personal ( Personal Skill ).-. Kecakapan Memahami Diri ( Self Awareness Skill).Kecakapan mengenal diri pada dasarnya merupakanpenghayatan diri sebagai makhluk Tuhan YangMaha Esa, sebagai anggota masyarakat dan warganegara, serta menyadari dan mensyukuri kelebihandan kekurangan yang dimiliki sekaligus sebagaimodal dalam meningkatkan dirinya sebagai individuyang bermanfaat bagi lingkungannya
 
-. Kecakapan Berpikir ( Thingking Skill ).Kecapakan berpikir mencakup antara lain kecakapanmengenali dan menemukan informasi, mengolah, danmengambil keputusan, serta memecahkan masalahsecara kreatif.b. Kecakapan Sosial ( Social Skill ).Sedangkan dalam kecakapan sosial mencakupkecakapan berkomunikasi (
communication skill ) dankecakapan bekerjasama (collaboration skill ).2. Kecakapan hidup spesifik (specific life skill/SLS).Kecakapan hidup spesifik adalah kecakapan untukmenghadapi pekerjaan atau keadaan tertentu.a. Kecakapan Akademik / Intelektual( Academic Skill )Kecakapan akademik terkait dengan bidang pekerjaanyang lebih memerlukan pemikiran atau kerja intelektual.b. Kecakapan Vokasional ( Vocational Skill ).Kecakapan vokasional terkait dengan bidang pekerjaanyang lebih memerlukan keterampilan motorik.-. Kecakapan Vokasioanl Dasar ( Basic Vocational Skill )-. Kecakapan Vokasional Khusus ( Occupational Skill ).Menurut konsep di atas, kecakapan hidup adalahkemampuan dan keberanian untuk menghadapi problemakehidupan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari danmenemukan solusi untuk mengatasinya. Pendidikanberorientasi kecakapan hidup bagi peserta didik adalah sebagaibekal dalam menghadapi dan memecahkan problema hidup dankehidupan, baik sebagai pribadi yang mandiri, wargamasyarakat, maupun sebagai warga negara.
 
Konsep di atas dapat diilustrasikan sebagai berikut:
d. Kecakapan Hidup di SD Negeri …………………….
Aspek dasar yang harus dimiliki peserta didik pada jenjang pendidikan TK / SD, Khususnya di SD Negeri…………….adalah kecakapan personal dan sosial yangsering disebut sebagai kecakapan generik (
generic life skill ).Proses pembelajaran dengan pembenahan aspekpersonal dan sosial merupakan prasyarat yang harusdiupayakan berlangsung pada jenjang ini, karena peserta didikpada usia TK / SD tidak hanya membutuhkan kecakapanmembaca-membaca-berhitung, melainkan juga butuh suatukecakapan lain yang mengajaknya untuk cakap bernalar danmemahami kehidupan secara arif, sehingga pada masanyapeserta didik dapat berkembang, kreatif, produktif, kritis, jujuruntuk menjadi manusia-manusia yang unggul dan pekerjakeras.Pendidikan kecakapan hidup ini lebih menekankankepada pembelajaran akhlak sebagai dasar pembentukan nilai-nilai dasar kebajikan (
basic goodness ), seperti: kejujuran,kebaikan, kepatuhan, keadilan, etos kerja, kepahlawanan,menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta kemampuanbersosialisa
 
Secara rinci sebagai berikut :1. Kecakapan personal(
personal skill )Kecapakan personal mencakup kesadaran diri dan berpikirrasional. Kesadaran diri merupakan tuntutan mendasar bagipeserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya dimasa mendatang. Kesadaran diri dibedakan menjadi dua,yaitu :(a) Kesadaran diri difokuskan pada kemampuan pesertadidik untuk melihat sendiri potret dirinya.Pada tataran yang lebih rendah peserta didik akanmelihat dirinya dalam hubungannya dengan lingkungankeluarga, kebiasaannya, kegemarannya, dansebagainya. Pada tataran yang lebih tinggi, pesertadidik akan semakin memahami posisi drinya dilingkungan kelasnya, sekolahnya, desanya, kotanya,dan seterusnya, minat, bakat, dan sebagainya.(b) Kecakapan berpikir merupakan kecakapan dalammenggunakan rasio atau pikiran. Kecakapan inimeliputi kecakapan menggali informasi, mengolahinformasi, dan mengambil keputusan secara cerdas,serta mampu memecahkan masalah secara tepat danbaik. Pada jenjang pendidikan menengah (SMP danSMA) ketiga kecakapan tersebut jauh lebih kompleksketimbang dengan tingkat sekolah dasar.2. Kecakapan sosial (
social skill )Kecakapan sosial dapat dipilah menjadi dua jenis utama,yaitu :(a) Kecakapan berkomunikasiKecakapan berkomunikasi dapat dilakukan baik secaralisan maupun tulisan. Sebagai makhluk sosial yanghidup dalam masyarakat tempat tinggal maupun tempatkerja, peserta didik sangat memerlukan kecakapanberkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Dalamrealitasnya, komunikasi lisan ternyata tidak mudah dila-kukan.
 
Seringkali orang tidak dapat menerima pendapat lawanbicaranya, bukan karena isi atau gagasannya tetapikarena cara penyampaiannya yang kurang berkenan.Dalam hal ini diperlukan kemampuan bagaimanamemilih kata dan cara menyampaikan agar mudahdimengerti oleh lawan bicaranya. Karena komunikasisecara lisan adalah sangat penting, maka perluditumbuhkembangkan sejak dini kepada peserta didik.Lain halnya dengan komunikasi secara tertulis. Dalamhal ini diperlukan kecakapan bagaimana caramenyampaikan pesan secara tertulis dengan pilihankalimat, kata-kata, tata bahasa, dan aturan lainnya agarmudah dipahami orang atau pembaca lain.(b) Kecakapan bekerjasamaBekerja dalam kelompok atau tim merupakan suatukebutuhan yang tidak dapat dielakkan sepanjangmanusia hidup. Salah satu hal yang diperlukan untukbekerja dalam kelompok adalah adanya kerjasama.Kemampuan bekerjasama perlu dikembangkan agarpeserta didik terbiasa memecahkan masalah yangsifatnya agak kompleks. Kerjasama yang dimaksudkanadalah bekerjasama adanya saling pengertian danmembantu antar sesama untuk mencapai tujuan yangbaik, hal ini agar peserta didik terbiasa dan dapatmembangun semangat komunitas yang harmonis.3. Analisis Pengintegrasian Kecakapan Hidup di SDN……………..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar